Aku ingat pertama kali membaca buku “Looking For Alska” karya John Green di tahun tahun pertama masa sekolah SMK dulu. Buku ini adalah buku pertama yang membuat aku langsung jatuh cinta dengan John Green. I mean, dengan novel-novelnya. Buku ini membawaku ke buku-buku John Green yang lainnya. Ketika selesai membaca buku ini aku langsung berfikir “Apakah semua buku John Green seperti ini? Apakah setiap selesai membaca bukunya meninggalkan rasa sesak, menimbulkan satu lubang yang dalam, meninggalkan kesedihan dihati?” Buku ini bercetita tentang anak sekolah menengah atas bernama Miles yang harus pindah ke boarding school, ke sekolah diamana ayahnya dulu sekolah. Miles adalah seorang penggemar kata-kata terkahir dari orang-orang terkenal sebelum mereka mati. Di Culver Creek boarding school-lah Miles bertemu dengan Kolonel, Takumi dan Alaska. Miles berharap di situlah dia akan menemukan “Great Perhaps”-nya. Alaska adalah salah satu tokoh yang paling aku sukai, not just because ...
Someone said : "Life is what happens when we are busy making other plans">